"Headline News PGSD UNTIRTA! ^^Pengajuan Judul Skripsi Tahap Satu dapat dikirim .Disini^^Jejaring Sosial PGSD UNTIRTA sudah diluncurkan, klik disini ^^ Rancangan P2KK oleh rektor UNTIRTA klik disini

Memahami Hakikat Perkembangan Anak Didik



Pengertian perkembangan dan pertumbuhan


Pada dasarnya perkembangan merupakan suatu pola perubahan organisme baik dalam struktur maupun fungsi yang berupa fisik dean psikis yang terjadi secara teratur dan terorganisasi dan berlangsung sepanjang hayat. Sedangkan pertumbuhan adalah suatu proses perubahan yang lebih menunjuk kepada perubahan fisik.
Dari pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa pertumbuhan termasuk dalam aspek perkembangan,tapi tidak setiap perkembangan merupakan pertumbuhan.

Anak sebagai suatu totalitas
Anak adalah makhluk hidup atau organisme yang merupakan suatu kesatuan dari keseluruhan aspek yang terdapat dalam dirinya.
Maksudnya,sebagai suatu totalitas anak dipandang sebagai makhluk hidup (organisme) yang utuh yaitu suatu kesatuan dari keseluruhan aspek fisik dan psikis yang ada pada dirinya. Kedua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain,fisik tanpa psikis tidak akan jalan,begitupun sebaliknya.
            Dalam kehidupan perkembangan anak,keseluruhan aspek tersebut yaitu aspek fisik dan aspek psikis saling  berkaitan satu sama lain.
Antara psikis dan fisik ada keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan dan saling memberi dukungan fungsional satu sama lain. Misalnya: anak yang sedang sakit panas bisa lain kelakuannya misalnya menjadi lebih rewel dari pada biasanya,anak yang sedang marah bias menangis menjerit-jerit,anak yang sedang malu bias kemerah-merahan pipinya,anak yang sedang aktiv melakukan berbagai aktivitas fisik bisa aktif pula kegiatan mentalnya. Reaksi-reaksi psikis anak selalu disertai oleh reaksi fisiknya.
            Anak berbeda dengan orang dewasa bukan hanya secara fisik tapi secara keseluruhan
Anak bukan miniatur dari orang dewasa,teapi anak adalah anak yang dalam aspek keseluruhan memang berbeda dengan orang dewasa baik dari segi fsik maupun dari segi pemikiran. Secara fisik,anak sedang mengalami pertumbuhan yang pesat,sebaliknya,fisk orang dewasa sudah elatif tidak berkembang lagi. Sedangkan dalam segi pola pikir anak didominasi oleh pkiran yang bersifat egosentris (mengutamakan dirinya sendiri) sedagkan orang dewasa sudah lebih mampu efikir secara empatik dan sosial.
Perkembangan sebagai proses holistik dari aspek biologis,kognitifdan psikososial
Diawali dari kata holistik,sebenanya apa yang dimaksud dengan holistik itu sendiri? Holistik dapat diartikan sebagai suatu keseluruhan atau suatu proses yang bersifat menyeluruh. Jika dikaitkan dengan perkembangan,maka perkembangan itu terjadi tidak hanya dalam aspek tertentu,melainkan melibatkan keseluruhan aspek yang saling terjalin satu sama lain.
Secara garis besar,proses perkembangan individu dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu proses biologis,proses kognitif dan proses psikososial.
Pertama, proses biologis.
Proses-proses biologis atau perkembangan fisik mencangkup perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh individu seperti pertumbuhan otot,struktur tulang,hormon,organ-organ indrawi dan sejenisnya. Kemampuan fisik seperti perubahan dalam penglihatan,kekuatan otot termasuk juga dalam perkembangan ini..tetapi domain perkembangai ini tidak mencangkup perubahan fisik karena kecelakaan,sakit, atau peristiwa-peristiwa lain yang menyebabkan perubahan itu terjadi.
Kedua,proses kognitif.
Proses kognnitif melibatkan perubahan-perubahan dalam kemampuan dan pola berfikir,kemahiran berbahasa,dan cara ndividu memperoleh pengetahuan dari lingkungannya. Dalam perkembangan anak,proses kognitif dapat direfleksikan atau diaplikasikan denagn aktifitas-aktifitas seperti: enyatukan beberapa kata menjai satu kalimat,mnghafal sajak atau do’a,memecahkan soal matematika,menceritakan pengalaman mereka dan lain sebagainya.
Ketiga,proses psikososial.
Proses-proses psikososial melbatkan perubahan-perubahan dalam aspek perasaan,emosi,kepribadian individu dan cara-cara yang berhubungan dengan kehidupan sosial yang bisa mencangkup keluarga,teman sebaya,guru,tetanga,saudara,kerabat dekat dll yang masih berkaitan dengan kehidupan sosial. Refleksi dari proses psikososial ini misalnya: rasa percaya diri,sikap anak dalam bergaul dengan temannya,sikap anak terhadap keluarganya,sikap anak dalam menghadapi masalah dll.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa ketiga proses tersebut saling mempengaruhi satu sama lain. Misalnya,anak yang mengalami kelainan dalam organ penglihatan (biologis) akan mempengaruhi perkembangan penglihatannya(kognitif) dan akhirnya juga berdampak pada perkembangan psikososial anak tersebut juga. Misalnya ada anak yang buta,sebut saja Tari misalnya, karena ia buta maka ia akan tertinggal dari teman2nya dalam hal pengalaman melihat,dan akhirnya dalam diri Tari ada suatu tekanan batin yang akan sangat berpengaruhterhadap jiwanya.
Faktor kematangan dan pengalaman dalam perkembangan anak
Kematangan erat kaitannya dengan faktor pembawaan sementara pengalaman erat kaitnnya dengan faktor lingkungan.
Kematangan adalah urutan perubahan yang dalami individu yang terjadi secara teratr yang ditentukan oleh rancangan genetiknya (santrok & yussen,1992). Dalam pengertian kematangan merupakan warisan biologis organisme yang dibawa sejak lahir. Sedangkan pengalaman adalah persitiwa-peristiwa yang dialami individu dalam berinteraksi dengan lingkungan. Dalam artian,lingkungan sebagai suatu faktor yang dapat berpengaruh dalam memberikan pengalaman-pengalaman kepada individu dalam kehidupannya.
Nah,pertanyaannya unsur manakah yang lebih berpengaruh terhadap perkembangan anak?
Para ahli psikologi perkembangan yang menekankan unsur kematangan atau pembawaan mengklaim warisan biologis sebagai unsr yang paling mempengaruhi perkembangan anak. Menurut pandangan maturasional,pada dasarnya individu berkembang dalam cara yang terpola secara genetik,kecuali kalau teganggu atau terhambat oleh fajtor lingkungan yang bersifat merusak. Dimanapun seorang hidup,a akan duduk sebelum berjalan,berjalan sebelum berbicara,tumbuh cepat pada masa bayi dan berkurang pada masa anak,mencapai puncak kekuatan fisik mada akhir remaja atu masa dewasa dan seterusnya.
Sebaliknya,kaum enviromentalis menekankan pentingnya pengalaman dalam perkembangan anak. Mereka berpendapat bahwa nsur genetik individu sekedar mewariskan potensi dasar,tapi bagaimana hal itu tumbuh dan berkembang sangat tergantung pada lingkungan seperti faktor makanan,perawatan medis dan pendidikan.
Koninuitas vs Diskontinuitas perkembangan
Para ahli yang menekankan unsur kematangan menganggap perkembangan sebagai serangkaian tahap yang berbeda.Mereka menjelaskan bahwa perkembangan itu merupakan perkembangan komulatif yang berlangsug secara bertahap dari masa konsepsi hingga akhir hayat. Dalam proses perkembangan itu terjadi pengayaan, penambahan, dan pengurangan melalui interaksi individu dengan lingkungan. Dan akhirnya terjadilah proses pengkombinasian antara ketrampilan yang sudah ada dengan ketrampilan yang baru,menghasilkan suatu hal yang lebih kmpleks. Misalnya dalam perkembangan bahasa,dari mulai anak yang hanya bisa mengucapkan satu suku kata,dua kata dan seterusnya hingga beribu-.menurut pandangan ini kata pertama yang diuapkan oleh anak merupakan hasil akumulasi dari pengalaman-pengalaman sebelumnya,meskipun sebenarnya merupakan pengalaman baru. Sebaliknya, para ahli perkembangan yang menekankan unsur pengalaman menjelaskan perkembangan sebagai proses yang sinambung.mereka menganggap bahwa perkembangan individu berlangsung melalui terjadinya perubahab-perubahan perilaku yang relatif tiba-tiba dari suatu tahap ke tahap lanjutnnya.dengan demikian perkembangan melibatkan perubahan-perubahan kualitatif,bukan sekedar ombinasi-kombinasi sederhana dari kemampuan-kemampuan atau perilaku-perilaku terdahulu.
Para ahli teori kontinuitas meyakini bahwa perkembangan itu terjadi secara halusdan stabil melalui penambahan atau peningkatan bertahapdalam hal abilitas,ketrampilan,dan pengetahuan bar pada suatu langkah yang relative sama. Sementara itu para ahli diskontinuitas beranggapan bahwa perkembangan terjadi pada periode-periode kecepatan yang berbeda,berganti-ganti antara periode-periode kyang hanya sedikit perubahannya dengan periode yang tajam dan cepat perubahannya.